Senin, 12 Maret 2012

Camar Itu


Burung camar itu,
cantik dengan putih bulunya,
anggun dengan bentang sayapnya. 
Ia lincah melayang lalu menyambar ikan.
Camar itu sahabat lautan. 
Karenanya ia tak bosan menyambangi samudera,
kala pagi datang dan senja menjelang. 
Ia setia selalu, 
meski suaranya tak bisa dibilang merdu

Tapi apakah dia pernah tahu, 
bahwa laut selalu merindukan kepak sayapnya.
Tahukah camar itu, 
setiap saat laut membaca kenangan, 
ketika camar terbang merendah 
 ujung sayap dan paruh hampir menyentuh riaknya? 
Laut biru masih bergolak,
sesekali membuang ombak.
Bahkan ketika angin tenang 
dan purnama tak datang mengundang.


Pondok Gede - 12032012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar