Jumat, 13 April 2012

Melupakanmu





Siapakah engkau
Apakah nyata
Atau hanya bayangan yang singgah sejenak dalam perjalanan menuju terang? 
Dalam senyap engkau lewat meninggalkan sederet desir dan alir
Mengiris, menyentak, melelehkan airmata
Sebab rasa itu tertunda dan tak boleh ada.

Maka aku akan melupakanmu.... 
Seperti menghapus warna-warna yang telah terlukis dalam episode hidupku
Tapi kau tahu
Lebih mudah menorehkan merah hijau kuning biru diatas lembar putih tak bernoda Daripada memulangkannya menjadi tak berwarna seperti awal mula.


Kau pun pasti tahu
Mengabaikanmu
Adalah tanpa hati menebas pucuk-pucuk alamanda kuning yang tengah marak berbunga 
Tercampak ia diatas tanah keras, berdebu, tak berwarna
Kutahu, kuntum kuning itu akan tumbuh seirama bergulirnya hari
Marak lagi kuningnya dipucuk dahan
Tapi harus tanpa hati kutebas lagi dan lagi

Aku akan melupakanmu
Aku akan mengabaikanmu


Pondok Gede - 13042012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar